kemudian memohon restu kepada kedua orang tua kemudian orang tua menyetujui untuk melanjutkan pendidikan, dengan modal nekal saya meminta modal kepada kedua orang tua untuk membuka usaha dengan resiko uang perbulan tidak dapat kirimnan lagi
dari gerobak ini lah saya mengais rezeki bersama teman saya lubis, dari gerobak ini pula saya berasama teman saya memulai membuka usaha yaitu tela ajilub. dari gerobak ini pula kami berdua mulai berkelana untuk penghidupan berdua
gerbak yang cukup mahal karena bagi pemula seharga Rp 600.000,00
setelah sekian lama saya mencari info siapa yang ingin menjual gerobak bekas yang sudah tidak di pakai lagi, kemudian dengan berjalannya waktu saya jumpa dengan sahabat lama sebut saja sofia sahabat yang saya kenal sewaktu ikut organisasi kampus dahulu dari beliaulah saya mendapatkan info mengenai gerobak tersebut. ternyata beliau dahulunya pernah jualan jamur krispi kemudian berkembang saya juga di perkenalkan dengan saudara ya yang sudah sukses di bidang usaha sebut saja dengan panggilan akrabya bunda. banyak hal yang di ajarkan kepada saya mengenai buka usaha




Tidak ada komentar:
Posting Komentar